Bisnis kuliner ternyata memiliki pangsa pasar yang luas dan dinamis. Tidak hanya jenis makanan dan cita rasa yang ditawarkan namun juga tempat yang nyaman bagi pelanggan menjadi faktor yang menentukan. Bisnis kuliner tidak sekedar menawarkan makanan enak, dan pengunjung datang untuk makan. Lebih dari itu pelanggan ingin jalan-jalan bersama keluarga, refresing, dan butuh suasana yang nyaman.
Miliki ciri khas tersendiri
Bisnis kuliner harus punya ciri khas, tidak bisa kita menjual semua jenis masakan. Suatu contoh jika rumah makan anda rumah makan padang jangan dicampur dengan masakan warteg, yang ada tempe mendoannya. Harus punya ciri khas tersendiri, misalnya rumah makan saung sunda yang mana ada lalap, ikan bakar, sambel, tapi masakannya jangan dicampur dengan masakan lain.
Jangan sampai pelanggan menunggu terlalu lama, tapi juga jangan terlalu cepat karena jika terlalu cepat pelanggan akan curiga jangan-jangan makanannya tidak fresh. Suatu misal standar pelayanan tiap pelanggan anda patok lima menit sejak dia duduk, ini lebih baik karena pelanggan akan merasa betul-betul dilayanani.
Tonjolkan nilai plus
Harus ada nilai lebih atau keunggulan dari kuliner anda, misalkan ayam goreng kampung, bukan ayam negeri atau boiler ini yang membedakan dengan pesaing anda. Juga gorengan nya lebih kering dan renyah, menggunakan minyak kelapa asli buatan sendiri, jelas berbeda dengan pesaing anda. Juga sambel yang anda hidangkan ada 3 macam, sambel terasi, sambel tomat, dan sambel rujak, tentu ini lebih sensasional.
Hadirkan fasilitas tambahan
Saat ini bisnis kuliner tidak sekedar tempat untuk makan saja, tapi juga bisa mengajak keluarga untuk refresing. Suatu misal anda bisa tambahkan fasilitas taman bermain anak, lengkap dengan ayunan, kolam ikan, prosotan anak. Sehingga mereka tidak hanya membayar makanan namun dapat fasilitas plus tempat bermain anak-anak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar